Geonode logo
Carl Gamutan

Carl Gamutan

Dikemas kini: 7 Oktober 2026

Diterbitkan: 22 Maret 2023

Web Scraping vs Screen Scraping: Apa Perbedaannya?

Dalam dunia ekstraksi data, ada dua istilah utama yang sering Anda dengar: web scraping dan screen scraping. Meskipun kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian, keduanya bukanlah hal yang sama.

Memahami perbedaan antara web scraping dan screen scraping sangat penting bagi siapa pun yang perlu mengekstrak data dari internet. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan perbedaan utama antara kedua teknik ini serta kapan Anda sebaiknya menggunakan salah satunya daripada yang lain.

Apa Itu Web Scraping?

Web scraping, yang juga dikenal sebagai data scraping atau web harvesting, adalah proses mengekstrak data dari situs web. Ini merupakan teknik yang umum digunakan di bidang ilmu data dan semakin populer di dunia bisnis.

Web scraping melibatkan tiga langkah utama: merayapi web, mengekstrak data, dan mengurai data. Pertama, alat web scraping menjelajahi web dengan mengakses dan mengumpulkan data dari situs web. Selanjutnya, alat tersebut mengekstrak data yang relevan, seperti teks, gambar, dan video, menggunakan berbagai alat dan teknik. Terakhir, alat tersebut mengurai data untuk mengaturnya ke dalam format terstruktur yang dapat dianalisis.

Web scraping memiliki banyak manfaat, termasuk analisis persaingan, pemantauan harga, perolehan prospek, riset pasar, agregasi konten, dan analisis data secara real-time.

Apa Itu Screen Scraping?

Screen scraping adalah proses pengambilan data dari situs web dengan menganalisis kode HTML situs web tersebut. Ini adalah teknik yang memungkinkan pengguna mengumpulkan informasi dari internet secara otomatis. Screen scraping dapat dilakukan secara manual atau otomatis menggunakan alat perangkat lunak, seperti web crawler dan web scraper.

Screen scraping bekerja dengan menganalisis kode HTML suatu situs web dan mengidentifikasi lokasi data yang akan diekstraksi. Proses ini melibatkan ekstraksi tag, atribut, dan data tertentu dari kode HTML. Setelah data diekstraksi, data tersebut diubah menjadi format terstruktur, seperti file CSV atau Excel, untuk analisis lebih lanjut.

Screen scraping memiliki dua teknik: Screen Scraping Manual dan Screen Scraping Otomatis. Screen scraping manual melibatkan penyalinan dan penempelan data secara manual dari situs web ke dalam spreadsheet atau alat pengelolaan data lainnya. Meskipun metode ini dapat memakan waktu dan membosankan, ini merupakan cara yang efektif untuk mengekstrak sejumlah kecil data dari situs web.

Di sisi lain, Screen Scraping Otomatis melibatkan penggunaan perangkat lunak, seperti web crawler dan web scraper, untuk secara otomatis mengekstrak data dari situs web. Perangkat lunak ini dapat mengekstrak data dalam jumlah besar dengan cepat dan efisien, sehingga sangat ideal untuk bisnis dan organisasi yang membutuhkan data untuk operasional mereka.

Perbedaan antara Web Scraping dan Screen Scraping

Sumber Data

Perbedaan utama antara web scraping dan screen scraping terletak pada sumber datanya. Web scraping melibatkan pengambilan data dari situs web, sedangkan screen scraping melibatkan pengambilan data dari aplikasi perangkat lunak.

Teknik Ekstraksi Data

Web scraping adalah proses otomatis yang menggunakan web crawler atau bot untuk mengekstrak data dari situs web. Proses ini melibatkan pengiriman permintaan ke server web, mengurai HTML, dan mengekstrak data. Di sisi lain, screen scraping dapat dilakukan secara otomatis atau manual, tergantung pada kompleksitas aplikasi.

Format Data

Web scraping biasanya mengekstrak data dalam format terstruktur seperti CSV, JSON, atau XML. Di sisi lain, screen scraping sering kali mengekstrak data dalam format tidak terstruktur seperti file teks atau tangkapan layar.

Volume Data

Web scraping umumnya digunakan untuk mengekstrak volume data yang besar dari situs web, sedangkan screen scraping digunakan untuk mengekstrak kumpulan data berukuran kecil hingga menengah dari aplikasi perangkat lunak.

Legalitas

Meskipun web scraping umumnya legal, hal ini dapat menimbulkan masalah etika dan hukum jika melibatkan pelanggaran undang-undang hak cipta atau pengambilan data pribadi. Di sisi lain, screen scraping dapat melanggar syarat dan ketentuan aplikasi perangkat lunak yang diambil datanya, sehingga dalam beberapa kasus hal ini menjadi ilegal.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Web Scraping?

Web scraping paling cocok untuk mengekstrak data dari situs web yang datanya terstruktur dan mudah diakses. Web scraping juga berguna untuk mengekstrak data dari berbagai situs web dan menggabungkannya menjadi satu kumpulan data. Web scraping sering digunakan oleh perusahaan untuk mengumpulkan intelijen persaingan, memantau harga, dan menganalisis sentimen pelanggan.

Jika Anda ingin menggunakan alat web scraping berkualitas tinggi, silakan lihat Scraper API dengan sistem bayar sesuai penggunaan! Kami menjamin tingkat kegagalan yang rendah dan waktu operasional yang tinggi, dilengkapi dengan opsi penyesuaian lanjutan.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Screen Scraping?

Screen scraping paling cocok digunakan untuk mengekstrak data dari sistem lama, aplikasi mainframe, dan aplikasi desktop. Screen scraping juga berguna untuk mengotomatisasi tugas entri data dan mengintegrasikan data dari berbagai aplikasi. Screen scraping sering digunakan oleh perusahaan untuk memigrasikan data dari sistem lama, mengotomatisasi tugas entri data, dan mengintegrasikan data dari berbagai aplikasi.

Kesimpulan

Singkatnya, web scraping dan screen scraping sama-sama merupakan teknik yang digunakan untuk mengekstrak data dari sumber digital. Namun, keduanya berbeda dalam hal tujuan, cakupan, alat dan teknologi, metode ekstraksi data, serta pertimbangan hukum dan etika.

Memahami perbedaan antara kedua teknik ini dapat membantu organisasi memilih pendekatan yang tepat untuk kebutuhan ekstraksi data mereka sekaligus memastikan kepatuhan terhadap standar hukum dan etika.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah web scraping legal?

Web scraping bisa saja legal dalam keadaan tertentu, seperti ketika sesuai dengan ketentuan penggunaan situs web, menghormati undang-undang hak cipta dan privasi, serta tidak merugikan situs web atau penggunanya.

Apa perbedaan antara web scraping dan data mining?

Web scraping mengacu pada proses mengekstrak data dari situs web, sedangkan data mining mengacu pada proses menganalisis kumpulan data besar untuk menemukan pola dan wawasan.

Apakah screen scraping sama dengan web scraping?

Tidak, screen scraping dan web scraping adalah teknik berbeda yang digunakan untuk mengekstrak data dari sumber digital. Screen scraping berfokus pada pengambilan data dari antarmuka pengguna dan aplikasi, sedangkan web scraping berfokus pada pengambilan data dari situs web.

Apa saja alat umum yang digunakan untuk web scraping?

Beberapa alat umum yang digunakan untuk web scraping antara lain bot otomatis, web crawler, API, dan bahasa pemrograman seperti Python.

Apa saja pertimbangan hukum dan etika yang perlu diperhatikan saat melakukan web scraping?

Saat melakukan web scraping, penting untuk menghormati ketentuan penggunaan situs web, menghindari pengambilan informasi pribadi atau yang dilindungi hak cipta, serta mematuhi undang-undang dan peraturan privasi data.